Keep on learning

Hidup selalu mendesak kita untuk mempertahankan dan terus berusaha mencari, serta tak pernah letih mengajarkan kita untuk melepas. Setiap kisah memberikan celah dimana kita bisa tumbuh diantara keduanya. Kebahagiaan, dan kesedihan.

Warm on light

Hari akan berganti nama, dan kemudian akan berulang, tapi tak akan ada lagi hari yang sama. Kita hanya bisa melihatnya, dalam hati kita.

Meet a new Day

Meskipun suatu saat aku tak punya tempat tinggal, tubuhku dan pikiran ku tak boleh diam dan tertinggal dimasa lalu, aku harus terus berjalan..

Move On

Tak perlu menoleh kebelakang, jika tujuan kita hanya mencari kenangan. Menolehlah kebelakang untuk belajar tak mengulangi kesalahan yang sama.

Love This Day

Ketika kita bertemu hari yang baru, bukankah kita harus menciptakan kebahagiaan yang lainnya?

Tampilkan postingan dengan label Sinematography. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Sinematography. Tampilkan semua postingan

Selasa, 25 Oktober 2011

Cara menggambar ekspresi wajah (pada manga)


Cara menggambar ekspresi wajah!
Pertama, gambarlah Atari wajah beserta mesen-nya agar mata kanan danmata kiri seimbang.
a.       Jika alis mata berbentuk lurus atau datar, maka akan menunjukkan ekspresi biasa.
b.      Jika alis mata sedikit terangkat dan melengkung, akan menunjukkan ekspresi senang atau terlihat seperti tersenyum.
c.       Kalo ekspresinya naik dan cekung, akan menunjukkan ekspresi wajah sedih.
d.      Kalo alis digambarkan turun, maka ekspresi tokoh tersebut sedang marah atau kesal pada tokoh lain.
e.       Jika alis digambarkan turun dan ditambah lagi dengan pengecilan bola mata pada tokoh, maka akan menunjukkan ekspresi wajah marah besar.
f.        Jika alis mata digambarkan hanya agak menurun, ditambah dengan pengecilan bola mata, maka akan menunjukkan ekspresi terkejut.

Jumat, 18 Maret 2011

nukilan kayak dekil sama tengil part 15.. hehe


Aku ingin diam, dari hamparan penat yang membuyar dan memberatkan kepala. Aku ingin diam, ketika aku memunguti serpih demi serpih kerinduan. Aku ingin diam, untuk mencari jejak mimpi yang terpenggal tadi malam. Aku ingin diam, saat aku menunggu setumpuk harapanku tentang kabarmu hari ini. Aku ingin diam, ketika perasaanku tak mampu untuk di terjemahkan oleh siapapun. Aku ingin diam.. *tapi aku terlalu cerewet untuk menjadi pendiam.. hehehe. Hihii, puisiku tadi rusak deh jadinyaa. Uo-o-o-o

Aku ingin menjadi sosok yang anggun, yang akan ngomong, hanya jika waktu mengizinkan aku ngomong. Hanya akan menjawab, jika itu memang suatu keharusan bagiku untuk menjawab. Tapi rupanya, aku nggak terbiasa dengan hal tersebut. Aku terlalu takut tenggelam dalam suasana sepi yang menyakitkan. Contohnya sekarang; dari tadi pagi, Wisnu belum juga sms aku.. dan aku hampir mengirimkan sms tiap 15 menit sekali ke nomornya. Hahaha.. Maaf sayang, Hehe.. aku membanjiri inbox handphone kamu yaa?

Kamis, 28 Oktober 2010

Rania Danau Cherry

part one

AAAARRRGGHHH…… kenapa sih inspirasi itu ngga dateng justru disaat aku membutuhkannya?? Besok deadline cerpen aku nih… hks hks

Anyone Help me???

JReeeengg…”@#$$$$$$%^^&&&(*)!””&*^%$%^#$%^&%$@##@##*&(%^$#”

Astaga..Apaan lagi sih Dikamar sebelah?? Udah tau ada orang krisis inspirasi..Malah gedubrakan latihan band.. Astagfirullah..

Perlu dikasi pelajaran tu orang..

Aku beranjak meninggalkan komputerku dan menuju asal muasal suara.

Cekrekk.. Danau berhenti menggebuk Drum, Gandhi melongo di Depan microfon, Lalu Gading mengangkat kedua jarinya.. peace!!

“Peace…???”

“Gue besok ada deadline Gandhi, Gading!! Please, Gue butuh ketenangan… Malem ini aja..”

Dua kembar itu meringis .. Sedangkan Danau meletakkan stick Drumnya.

“Deadline ‘ Buddy si-Badut kocak? Lo kan udah 16 tahun Ran, Udah remaja kan? Kali-kali bikin cerita cinta donk.. ‘Si kembar pencari cinta’ mungkin?? Hehehe”

Hueeekk.. apaan tuh?

“Tuh kan, ama kakaknya jahat banget?” Isak Gading Palsu saat melihatku memperlihatkan ekspresi muntah.

“Stop..Danau, lo ngapain sih?”

“hehehe.. pertengkaran saudara kalau di rekam seru, taroh di facebook nih…”

“Lo nggak mau gue contekin peer lagi , hee?’

“EEhh ampun Rania cantik..!!” Danau meluluhkan amarahku, Danau.. lo emang Sahabat gue dari Balita. Tapi boleh nggak ya kalo aku menyukaimu???

Danau masih tersenyum menawan, Ya Alloh..Aku nggak tau kapan tepatnya rasa ini hadir, Karena hampir 15 tahun aku menghabiskan waktu bareng Danau. Playgroup Bareng, TK bareng, SD bareng, SMP bareng, Dan sekarang.. Aku satu SMA sama Danau.”Ran..jangan ngeliatin gue kayak gitu donk..”

“Hush..hush.. sono pergi, jangan lama-lama di kamar cowo..”

“iya sonooooo…”Gandhi ikut-ikutan

Ya ampun. Kenapa sih gue di anugerahi kakak cowo kembar yang super duper resek kaya mereka???.. Ya, sebenarnya si gue bersyukur punya mereka, apalagi mereka keren..hehe. Tapi sebelnya, Gandhi dan Gading tuh punya sifat yang sama persis selain rupa mereka juga sama. Kalo anak kembar lain kan biasanya yang atu pendiem.yang atu cerewet, Yang satu iseng yang satunya lagi kalem. Ada yang suka musik, ada juga yang suka olahraga.

Naaahh Gandhi ama Gading??? Mereka tuh sama persis wajah dan peringainya..Keduanya suka musik, Suka renang, Suka makanan pedes manis, Merk parfum kesukaan sama, Sampe potongan rambut aja Gading ngiri ama ptongan Rambut Gandhi..uuhhhh… apalagi masalah cewe, satu untuk berdua kali..

Dan yang paling ga aku suka, mereka sama-sama resek, iseng, bawel, jail, nyebelin,..aduuhh..

Aku kembali ke kamar, Menghambur ke tempat tidur yang dilapisi badcover motiv jejak singa.

Mampus, aku udah setahun lebih ngisi rubrik dongeng di sebuah majalah anak2 yang tiap dua minggu sekali diterbitin. Masa belom Rampung ceritanya udah berhenti sih??? Farania, elo bisa kok..

Sekarang,aku mau nyiapin perlengkapan lembur.. hahaha. Camilan, Cokelat panas, Hndphone buat Ol.. maklum aja yah,, computer aku belum di lengkapi fasilitas internet.hks.. sedihnya dirikuw..

Nah.. Ayo kita lembur…….

♫ ♫ ♫

“BANGUUN Ran, udah pagi..!!!?” Raung Danau menggebukkan Bantal smile ke arah kepalaku.Ya ampun ini anak, Sembarangan banget sih masuk kamar orang?? Gimana coba kalo Danau liad gue ngiler??

”Semalem tidur jam berapa sih Ran,?”

“Dan.. ngapain si pagi-pagi udah kesini?”

“Wooy.. tadi malem kan gue nginep di kamar kakak lo?? Amnesia ya buu?” Celoteh Danau. Uuh, aku baru ngeh kalo dia udah berseragam osis.. ih rajin amat si ni cowok?.heee …berarti gue harus cepet2 nih..”Sono mandi gih..”

“iya iya.. kapan gue mau mandi kalo lo masih disini?”

Danau meringis, Sumpe deh jelek banget..

Aku, dengan muka kusut menghadap piring ceper berisi Roti bakar selai cokelat. Didepanku ada Gandhi dan Gading, Keduanya memilih untuk makan bubur ayam. Disamping kananku ada mama yang dari tadi nggak selesai-selesai mengoles selai ke rotinya. Lalu sebelah kiriku ada Danau yang Cuma minum susu kemudian fokus nyontek PR kimiaku.

“Gandhi..”

“Iya ma,..”Sahut Gandhi dan Gading bersamaan..

“Serius sayang..”Ucap Mama lembut.

“Aku Gandhi kok Ma,” Gandhi dan Gading kembali bersuara..

“Oke, Hari ini Gandhi dapet tugas ngerapiin kebun Mama.” Kata Mama sambil menyuapkan potongan rotinya. Haaa, mampus lo!!!

“Aku bersumpah kalo aku Gading…swear!!!”

“Sialan lo Ding..” Gandhi memberengut.

IIh, mereka kok persis banget sih? Nyokap aja kadang kaga bisa bedain yang mana Gandhi dan yang mana Gading. Tapi entah kenapa, aku selalu merasa alis Gading terangkat kalo Ia ketawa. Sedangkan Alis Gandhi Datar.

Gandhi dan Gading menyudahi Sarapan sepuluh menit kemudian. Mereka berebut menuju garasi untuk mengambil motor. Tu kan, sebenarnya mereka tuh adek, atau kakak aku sih???

Aku dan Danau pun menyusul. Untung aja Danau bawa motor bebeknya. kan bisa mengurangi angka keterlambatan tuh!! Heeee


Jumat, 06 Agustus 2010

Perang puisii

Entah sejak kapan..
Rasa ini hadir, bertamu dlm
diriku..
Tersemat elok di jendela hati..
Berpijar terang laksana
bintang jatuh..

Kau berikan warna pada jiwaku yang polos..
Untuk Menutupi semua kerinduan tak
bertepi..
Dan menanam namamu jauh di
dasar lubuk hatiku..

Kau beri aku segenap cinta..
Cinta yang begitu sempurna,
utuh tanpa cacat!
Kau beri aku rasa cemas, amarah..
Hingga linangan air dipelupuk mataku..

Lalu, apakah semua
kebahagiaan ini akan
berakhir?

Hm.. Kata orang, semua yang
berawal akan punyai akhir..

Tapi lihat! Dilangit senja satu
dari berjuta bintang melambai
ke arahku..
Menyerukan kata yang tak
kupahami..

Bulan disana juga tersenyum
padaku,
menyiratkan satu makna tak
tentu..
Membuatku bertanya-tanya..
Tanpa tahu apa jawabnya..

Aku tak mengerti..
Hanya ada aku yang menangis
tertahan..

Hanya ada aku yang selalu
berharap masih bisa melihat
senyummu esok pagi, lusa,
atau nanti..

Karena kurasakan,
cintamu terlalu kuad untuk ku
lepaskan..

Dan air mataku terlalu deras
untuk kusimpan..

Sungguh, aku cinta kamu..
Dan tak ingin kehilanganmu..

Bebi 00.05 WiB
(05/08/2010)

ku ingin selalu memberi warna dalam jiwamu...
ku ingin selalu menjadi bintang yang kau puja...
ku juga ingin selalu menjadi bulan yg selalu kau pandangi...

ketika kau memandang bintang,,sebanyak itulah kerinduan terpancar dari hatiku..

aku yang tak ingin membuat mu menangis...
tak ingin setetes air matapun keluar dari mata indahmu...

kan ku jaga selalu hatimu...
hanya utuh untukku...

mencintaimu aku tenang..
memilikimu aku ada...
di setiap engkau membuka mata...
kau akan merasakan tulusnya cintaku padamu....

merindukanmu selalu ku rasakan..
selalu memelukmu penuh cinta..
itu yang selalu aku inginkan...

kau mampu membuatku tersenyum..
dan kau bisa membuat nafasku lebih berarti...

namun aku hnyalah manusia biasa..
yg selalu membuat salah dan tangis mu...
namun,ku mencintaimu selalu..
cintaku begitu luar biasa untukmu...
dan akan menyayangimu sampai akhirku menutup mata..

with love,
wisnu...

Selasa, 29 Juni 2010

BUON COMPLEANO

Dhimas akhir-akhir ini tampak berbeda. Kadang pendiam, cerewet, dan emosi meskipun nggak ada apa-apa. Dandanan Dhimas yang selama ini agak berantakan, kini juga berubah menjadi lebih rapi dan selalu harum. Ia juga rajin banget padahal biasanya ia nggak nampak dikelas alias bolos. Naah, sebagai teman, Rika ngerasa penasaran sekaligus prihatin. Karena kalo diperhatiin muka Dimas tuh bete melulu dan nggak betah bila sedang ngumpul ma temennya.

Siang itu Dhimas terlihat nongkrong sambil bengong nggak jelas di kantin. Dan Rika yang belum tahu biang permasalahannya, mendekati Dhimas pelan-pelan. Takutnya kalau Dhimas marah dan langsung menerkam Rika bulat-bulat.hiiiy ..

“Dhimas, tumben sendirian? yang lain mana!?” sapa Rika tampak takut-takut duduk dihadapan Dhimas. Dhimas tersentak dari bengongnya ketika mulai mendengar sapaan Rika. “Elo kenapa sih? Belakangan ini aneh banget!”

“Iya nih, gue lagi ada masalah!” Rika bahkan heran karena Dhimas langsung mau cerita.

“Masalah apa? serius banget ya? Bokap-nyokap lo? Teman-teman gank lo?”Cerocos Rika panjang. Membuat Dhimas ngerasa kalau mulut Rika tuh, mirip petasan.”Apa sih?”

“Gue, begini Ka, sebenarnya gue … gue lagi jatuh cinta!” ucap Dhimas malu-malu.Rika melongo. “bantuin gue donk Ka, gue bingung bangett!! kan baru pertama jatuh cinta!”

“Ya udah-ya udah. lo suka sama siapa sih? ngerepotin banget!” jawab Rika sekenanya. Lha dia sendiri aja belum pernah pacaran, eh disuruh bantuin orang. Dhimas tersenyum lega.

“Moran!!” hah? apa? yang benar aja!! Moran kan bule gilla! Biarpun lokal, Dhimas maunya yang blasteran, Cuy”. Rika, lo mau bantuin gue kan? Minimal elo bisa ngedeketin Moran ama gue dulu, deh. Suka nggak suka dia ama gue, urusan belakangan”.

Ternyata Dhimas benar-benar suka sama Moran. Bantuin nggak ya? Tapi ngedeketin Moran sama Dhimas toh bisa di bilang ngedeketin bumi sama langit, atau ngedeketin kucing persia ama kucing lokal jalanan!! Pasti susahnya minta ampun. Aduhh, gimana donk? Dhimas kan sohib gue juga.

“RIKAAA??!!”

“Iya deh, gue usahain ya!” Rika akhirnya mengiyakan permintaan Dhimas. Dhimas meraung kegirangan.

Dua hari setelah Rika mengiyakan permohonan Dhimas, Rika kembali menemui Dhimas untuk melaporkan hasil intaiannya. Ia menunggu Dhimas saat istirahat sambil membantai bakso-bakso yang berenang di mangkuknya. Rika terlihat lega saat ngelihat Dhimas berjungkit mendekatinya.

“Lama banget sih?” keluh Rika nggak terima. Yang butuh siapa, yang disuruh nunggu siapa!! Dhimas memberi isyarat tanda tanda maaf karena nafasnya tersengal-sengal!

“Sory deh, Ka. Gue abis dari laboratorium kimia!!! dihukum bersih-bersih gara-gara kebanyakan ngelamun”. Sahut Dhimas tanpa rasa berdosa”. Oh ya, ada news apaan nih? tentang Moran ya?’

“iyalaah,faktanya nih Moran belum punya cowok. Jadi elo masih punya kesempatan buat ngendeketin dia. Tapi jangan anggap mudah loh. Soalnya bukan Cuma kamu yang nguber bule Italy itu. Jadi kamu harus bener-bener serius and gencar ngedeketin dia”. Ujar Rika ngos-ngosan. Ia lalu menyeruput orange juicenya. Dhimas masih antusias menunggu kabar selanjutnya”. Lalu, yang perlu elo peratiin tuh tipe cowok idaman si Moran!”

“Emang kenapa?” tanya Dhimas polos

“Iih, elo nggak nyadar apa? Tipe cowok idaman Moran tu bermuka oriental, pinter, tajir, dan keren!! sedangkan muka elo tuh paspasan alias lokal, kantung elo juga nggak tebel, dan otak lo … aduuh, tipe Moran tuh jauuh banget dari elo!!!”Rika mulai kesel karena penyakit tulalit Dhimas kambuh sisela-sela yang genting kayak gini.

“Yaah, elo kok gitu sih, Ka?” Akhirnya, Dhimas ngeh juga.

“Tapi tenang, guys. Soalnya gue udah punya solusi”.

“Apaan tuuh?”

“Elo nggak keren dan bermuka oriental kan? Lebih baik elo mulai deh, ngerubah dandanan ama style rambut lo yang kuno itu”. Saran Rika terlihat yakin, sementara Dhimas dengan pasrah menata rambut jabriknya. Seakan emang menyadari kekunoan style rambutnya. “Elo coba deh, kesalon Jepang, terus jangan lupa! Bergadang tiap hari biar mata elo bengkak and kelihatan sipit !!!”

“Bener juga tuuh!!” Sekarang malah Rika yang merasa idenya konyol abies.


to be continued

Rabu, 02 Juni 2010

be my fairy

Kata orang, setiap manusia dikaruniai satu sayap di belakang tubuhnya.
Laki-laki di sebelah kanan, dan perempuan di sebelah kiri.
Jika kita ingin melihat pemandangan langit yang lebih indah,
kita harus punya sepasang sayap agar bisa terbang.
Karena itulah manusia berlomba-lomba mencari pasangan yang cocok,
untuk bersama-sama terbang.


Tapi, jika pada saat terbang ternyata sayap-sayap itu tidak sejenis,
maka kita akan terjatuh sebelum mencapai langit tertinggi.
Tentunya, sayap kita akan terluka, tapi waktu dapat menyembuhkannya.
Sampai suatu saat,
kita akan menemukan pasangan yang memiliki sayap sejenis.
Dan dengan orang itu,
kita akan terbang,
terbang,
melambung ke langit yang tertinggi,
menikmati pemandangan yang paling indah yang pernah terlihat."

(be my fairy-amelia)

Minggu, 23 Mei 2010

novel...


Penulis : Habiburrahman El Shirazy

“Kami pernah berjanji, jika dikarunia anak berlainan jenis akan besanan untuk memperteguh tali persaudaraan. Karena itu ibu mohon keikhlasanmu” , ucap beliau dengan nada mengiba. Dalam pergulatan jiwa yang sulit berhari-hari, akhirnya aku pasrah. Aku menuruti keinginan ibu. Aku tak mau mengecewakan ibu. Aku ingin menjadi mentari pagi dihatinya, meskipun untuk itu aku harus mengorbankan diriku.

atau link ke http://www.bangfad.com/novel-online